NYARIS MALU DIKANDANG

10373950_1423603647913100_8142662008552710701_n

Dukungan semangat para Warok Mania, suporter setia Persepon Ponorogo

1549372_1423592187914246_4443400939996019071_n

Pemain Persepon yang sedang membawa bola, dikelilingi pemain Laga FC

  Persepon Ponorogo nyaris malu diakndang sendiri, dalam pertandingan bertajuk Liga Nusantara kemarin (4/6) yang dilaksanakan dilapangan Seblahbur Setono Kec. Jenangan, Persepon harus rela kehilangan dua pont karena ditahan imbang tim tamunya yaitu Laga Fc Surabaya. Selama 90menit pertandingan tuan rumah nyaris tertekan oleh skuat yang bermaterikan pemain Pra PON Jatim itu.
Dibabak pertama, skuat asuhan Seger Sutrisno ini memiliki dua peluang emas, melalui serangan balik dimenit ke-12 Devi Prisma nyaris membobol gawang Laga FC yang dikawal oleh Ahmad Riski, dimenit ke-20 Dewa dijatuhkan penjaga gawang dikotak pinalti “sayangnya wasit tidak menunjuk titik putih, akhirnya peluang kami hilang” sesal Seger Sutrisno pelatih Persepon Ponoroo.
Sementara peluang terbaik Laga FC Surabaya terjadi dimenit ke-31, saat Fahmi Al Ayyubi berhasil melesakkan bola kegawang Evan Tri Budi, namun gol tersebut dianulir wasit karena dinyatakan offside. Sampai akhir pertandingan tidak ada gol tercipta dari kedua kesebelasan
Meski hanya meraih skor kacamata, Seger tetap bangga terhadap anak-anak asuhnya. Pasalnya, Laga FC bukan tim kacangan. ” Istilahnya, klub itu sudah bertabur bintang, tapi anak-anak Persepon mampu menunjukkan kelasnya. Mereka bermain lepas dan bersemangat menghadapi tim besar, nggak ada keraguan sama sekali” ujar Seger pelatih Persepon

Sumber: Radar Madiun